GADGET PRODUK YANG GAGAL DI PASARAN

GADGET PRODUK YANG GAGAL DI PASARAN

Berbicara mengenai gadget produk yang gagal, di Amerika Serikat bisnis kecil yang bisa gagal dalam setahun itu sebnayak 20 persen. Lalu, sisa nya mati dalam waktu lima tahun. Dan dalam waktu 10 tahun bisnis gagal sebanyak 70 persen. Data tersebut ber sumber dari penelitian Biro Statistik Tenaga Kerja yang di kuti dari PC Mag.

Seperti contoh nya, pada perusahaan Juicero yang tidak dapat meluncurkan mesin jus pintar, padahal modal yang sudah di keluarkan oleh perusahaan tersebut sebanyak 120 juta dolar AS. Perusahaan layanan unduh music dan pemutar music digital yang di buat oleh Neil Young dalam pembuatan Pono juga gagal. Lalu, terdapat produk Zano Drone yang telah mendapatkan keuntungan sebanyak tiga juta dollar AS dari produk yang bernama Kickstarter, tetapi tidak dapat lanjut.

Kegagalan tak hanya terjadi pada perusahaan atau bisnis – bisnis kecil, tetapi kegagalan bisa terjadi pada siapa saja. Perusahaan yang sudah besar dan terkenal pun pasti pernah mengalami kegagalan. Contoh nya perusahaan Apple, Google, Facebook, Microsoft dan Amazon. Perusahaan – perusahaan tersebut adalah perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Daftar Produk Gadget yang Gagal di Pasaran

Berikut gadget produk yang gagal di pasaran, padahal sudah mengeluarkan dana yang besar untuk memproduksi nya :

1. Pengisi daya nirkebel Apple AirPower

Di tahun 2017, perusahaan ternama Apple sudah menggemborkan dan memberi janji untuk memproduksi aksesoris pengisian baterai (wireless charging). Ini adalah produk yang dapat mengisi baterai nirkabel utama, dan hanya bisa di gunakan untuk produk – produk Apple. Contoh nya seperti Iphone X, Apple Watch, dan Airpods. Tetapi setelah beberapa lama hinggan 18 bulan lama nya, rencana untuk memproduksi aksesoris pengisisan baterai itu di batalkan. Perusahaan Apple menjelaskan bahwa produk tersebut tidak memenuhi standar yang tinggi untuk di luncurkan.

2. Amazon Fire Phone

Amazon Fire Phone merupakan perangkat mobile yang memiliki harga 650 dolar AS dan di publikasikan pada tahun 2014. Gadget amazon fire ini bukan hanya ponsel yang mempunyai kapasitas 3D, tetapi mempunyai manfaat sebagai lapak online bagi para penjual di seluruh dunia. Sayang nya, ponsel ini hanya bisa bertahan satu tahun setelah mendapatkan keuntungan sebanyak 170 juta dolar AS.

3. Blackberry playbook dan blackberry 10

Di tahun 2010 research ini motion (RIM) memproduksi tablet PlayBook, untuk menyaingi produk seperi iPad, dan Kindle Fire. Tetapi, ternyata tablet ini tidak dapat bersaing dengan produk yang tadi karena tidak mempunyai aplikasi yang sesuai. Dampak buruk nya adalah ribuan Playbook yang sudah di buat itu hanya menjadi pajangan di rak toko. Padahal sudah melakukan diskon secara besar – besaran agar bisa habis. Tetapi tetap usaha tersebut tidak dapat menarik hati para pelanggan.

Hal serupa pun di rasakan oleh BlackBerry 10, sistem operasi ini di harapkan dapat membuat iOS dan Android berjalan. Sistem operasi pada BlackBerry 10 sudah memiliki 100.000 aplikasi, yang 28.000 di antara nya merupakan aplikasi android. Meskipun sudah memiliki apliksi yang mendukung ternyata tak mampu membuat blackberry 10 ini bertahan. Blackberry 10 hanya bisa bertahan hingga tahun 2015 saja.

4. Google glass

Kacamata pintar keluaran dari perusahaan Google ini terkenal pada tahun 2013 dengan prototipe seharga Rp 21 juta. Tetapi setelah dilakukannya penjualan prototipe, google glass tidak dijual lagi karena memiliki keterbatasan teknis dan masalah privasi.